Yogyakarta – Semalam di Liquid Café, Sabtu (23/7) mulai pukul 19.00. Total 9 band memuaskan kerinduan kita menikmati musik Rock di era tahun 90′an seperti Ihatemondayz, Epilepsy, Nuance, Kurusetra, Legendar Gong, Depranter, Fahrenheit, 1050 feat Allegro dan Angelies.pada tahun 90′an? tentunya masih ingat dengan beberapa group band yang sempat naik daun di kota pelajar ini waktu itu. Band-band tahun 90’an itu konser lagi di ajang bertajuk ‘Mesin Waktu: Jogja Music Reunion’.
Meski judulnya reuni, tapi sepertinya ajang ini tak sekadar reuni. Sebab ini momen untuk terus menghidupkan semangat bermusik dan berkarya para pelaku musik Yogya, kini dan seterusnya. ‘Mesin Waktu: Jogja Music Reunion’ digagas secara kolektif oleh Anang Batas, Nuza Priyanto, Tomo A Widayat dan lainnya.
“Event ini bisa dibilang, agar yang dulu hebat dilihat kembali, untuk semangat kini dan selanjutnya. Ini memang sebuah pertunjukan musik, yang menampilkan kembali beberapa grup musik Yogyakarta yang pada era 90’an pernah berjaya di panggung-panggung musik kota ini,” kata Tomo, yang bertugas menghubungi para personel band yang telah terpisah-pisah di penjuru Indonesia.
Menurut Tomo, saat itu perkembangan musik di Indonesia secara umumnya, banyak dipengaruhi musik-musik barat. Tak terkecuali Yogya, era musik yang ada turut pula mengembangkan ranah musik tersendiri, yang tidak saja meniru namun juga melahirkan karya-karya musik ciptaan anak band Yogya yang ternyata mampu diterima dengan baik audiens.
Bahkan jejak rekam dari band-band yang ada, sampai saat ini masih dapat dilihat dan nikmati. Beberapa personel dari band-band tersebut banyak yang bertransformasi menjadi kelompok musik dengan nama baru yang mempunyai prestasi dan karya yang mewarnai khasanah musik di Indonesia. “Untuk itulah, Mesin Waktu: Jogja Music Reunion diadakan,” jelas Tomo, yang juga gitaris Newdays.
Berikut profil singkat band yang akan memeriahkan ‘Mesin Waktu’ :
I Hate Mondays, band ini sempat merajai blantika musik indie jogja dengan lagu karya mereka sendiri berjudul “Teman”, di jamannya mereka mempunyai banyak massa militan yang setia berada didepan barikade ketika mereka beraksi. I hate mondayz digawangi para mahasiswa FSRD ISI Yogyakarta di antaranya: Ari Widi (Vokal), Bayu (Gitar), Ardi (Gitar), Otom (Bass) dan Koko (Drum).
Nuance, beberapa personilnya sempat tergabung di GAMA band kemudian sepakat membentuk band baru dengan genre alternative dibawah bendera NUANCE. Adalah Zainal (Vokal), Harsha (Gitar), Agtia (Gitar), Ian (Bass), Tony (Drum). Nuance mempunyai musikalitas dan penguasaan sound yang sangat matang sehingga menarik perhatian banyak penikmat musik. Mereka terkenal membawakan lagu-lagu hits dari: Collective Soul, Offspring, Soul Asylum, Pearl Jam dan masih banyak lagi.
Fahrenheit, terkenal dengan kemampuanya membawakan lagu-lagu milik Bon Jovi dengan bagus dan rapih. Fahrenheit termasuk band yang berumur panjang dan sangat dikenal oleh penikmat music sweet rock di jogja. Mereka adalah: Ardi (Vokal), Aris (Gitar), Ujang (Bass), Alex (Keyboard) dan Hendra (Drum).
Epilepsy, berbicara vokalis dengan pencapaian nada tinggi tentu tidak akan melupakan band ini. Epilepsy sangat piawai menyihir penonton music rock di era-90an dengan repertoar yang belum tentu bisa dinyanyikan vokalis band lain. Epilepsy digawangi oleh: Setyo (Vokal), Ary (Gitar), Didit (Bass), Bonang (Keybord), Putut (Drum).
1050 feat Allegro, band rock dari selatan jogja bermarkas di studio yang sangat dikenal di era-80an bernama “Pelangi”. Mereka mempunyai seorang vokalis yang dikenal atraktif diatas panggung sehingga menjadi poin plus bagi band ini. 1050 digawangi: Peyek (vocal), Yonk (Gitar), Donny (Keyboard), Adek (Bass), Danang (Drum). Mereka terkenal meng-cover lagu-lagu Rock milik Guns N’ Roses, Dream Theater, Deep Purple dll.
Kurusetra, band rock dengan kemampuan musikal yang tinggi. Pernah merajai beberapa festival dan masing-masing personilnya sering mendapatkan penghargaan best player. Mereka adalah Ulin (Vokal), Tommy (Gitar), Ary (Bass), Nanang (Drum).
Depranter, berbicara mengenai ranah musik metal joga di era-90an tentu tidak luput dengan nama besar band ini. Mereka sangat ganas membawakan nomor-nomor milik Metallica, Megadeth dan Pantera. Depranter digawangi para metalhead militan,mereka adalah: Nuza (Vokal,Gitar), Ayok (Gitar), Albert (Bass), Daroji (Drum).
Legendar Gong, band punk alternative dari jogja bagian selatan yang sempat menggoyang penikmat music jogja, mereka mempunyai karya-karya lagu yang sangat enak didengar. Mereka adalah: Ian (Vokal), Yudhie (Gitar), Corna (Gitar), Erwin (Bass), Gendhel (Drum). Angelies, band yang sempat mencuri perhatian penikmat music jogja terutama kaum adam karena semua personil angelies adalah wanita yang piawai dalam bermusik. Mereka dikenal atrakrif dipanggung sehingga penonton tak segan segan memberikan apresiasi terhadap permainan mereka. angelies adalah: Lulu (vocal), Rina (Gitar), Yanti (bass), Yana (Keyboard) dan Hamidah (Drum)
Search terms:
- lirik lagu band jogja hate mondayzmondayz band yogyakartaband mondayzi hate mondayz band jogjajudul lagu mondayz jogja